Pages

Kampus SMP Islam Watulimo

Jl. Raya Pantai Prigi, Gg. Masjid Jami' Slawe - Watulimo -. Trenggalek

Gedung Laboratorium

Laboratorium IPA, Perpustakaan Sekolah dan Ruang Kelas

Dewan Asatidz

Sebagian Dewan Asatidz/Dzah SMP Islam Watulimo

Laboratorium Komputer

Ruang dan Sarana Prasarana LAB KOMPUTER SMP Islam Watulimo

Tim Lomba Jelajah Santri

Lomba Jelajah Situs Sejarah Santri Trenggalek Tahun 2019.

Tim Drum Band

Tim Parade Drum Band "GITA BAHANA SMIWA" SMP Islam Watulimo.

Pengurus OSIS SMP Islam Watulimo

Pelantikan Pengurus OSIS SMP Islam Watulimo Masa Bhakti 2019/2020.

Tim Paduan Suara

Paduan Suara pada Kegiatan APEL AKBAR Ansor-Banser se Kabupaten Trenggalek di Pantai Prigi.

Pramuka Kita

Pelantikan Pramuka Penggalang Rakit dan Terap SMP Islam Watulimo.

LJS3T 2019

Juara Umum 3 Putri LJS3T SAKOMA Kabupaten Trenggalek tahun 2019.

LJS3T 2019

Juara Harapan Putra LJS3T SAKOMA Kabupaten Trenggalek tahun 2019.

Gedung Sekolah

Kampus SMP Islam Watulimo tampak dari arah Timur.

Study Tour

Study Tour Kelas IX ke Candi Borobudur Jawa Tengah.

OSIS dan DEGA

OSIS dan DEGA SMP Islam Watulimo ikut menjadi Panitia PERGAMA SAKOMA Koortan Watulimo.

STOP NARKOBA

SMP Islam Watulimo; Narkoba NO Prestasi YES.

KEMAH BHAKTI

KEMAH BHAKTI dan Perkemahan Pisah Tahun 2019-2020 di Buper Damas Karanggandu.

Masjid di Sekolahku

Masjid Jami' Nurul Iman Slawe yang berada satu lokasi dengan Sekolah.

Tampilkan postingan dengan label Nasehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasehat. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Januari 2020

Nasehat Sunan Kalijaga Lewat Lakon Semar

Semar sesungguhnya sudah dikenal masyarakat Jawa jauh sebelum Kanjeng Sunan Kalijaga lahir. Nama Semar sendiri bisa ditemukan dalam kakawin Siwa Sogata, Sanghyang Nawaruci dan Sudamala. Ia diibaratkan sebagai prototipe manusia Jawa yang sesungguhnya, sosok paripurna yang sudah menemukan jati dirinya. Sebagai sosok orang Jawa, Semar digambarkan sadar diri, tahu diri, ‘sumeleh ing pamikir’ (bersikap rendah hati dalam berpikir) dan ‘sumarah ing karep’ (memasrahkan seluruh keinginan pada kehendak Gusti).

Seperti yang sudah kita ketahui jika misi Sunan Kalijaga tidak hanya menyampaikan ajaran Islam, tetapi juga mendidik manusia agar lebih beradab. Oleh karenanya, melalui tokoh Semar, Sunan Kalijaga menyampaikan tiga nasihat, yaitu :

1. Ojo ngaku pinter yen durung biso nggoleki lupute awake dewe.

Arti dari kalimat di atas adalah ‘Jangan mengaku pintar jika belum bisa mencari kesalahan diri sendiri’. Ya, kebanyakan manusia memang suka menghakimi, merendahkan, menghina manusia lain tanpa berkaca terlebih dahulu, apakah dirinya sudah sempurna atau belum? Karena sesungguhnya, jika kita berkaca, introspeksi diri, pasti ada banyak kesalahan dan kekeliruan yang kita temukan dalam diri kita sendiri.

2. Ojo ngaku unggul yen ijeh seneng ngasorake wong liyo.

Nasihat kedua adalah ‘Jangan mengaku unggul jika masih senang merendahkan orang lain’. Kita bisa lihat sendiri, berapa banyak orang yang menghina sesama. Enggak usah jauh-jauh deh, dalam berbagai media sosial kerap kali didapati orang yang menghujat dengan mengeluarkan kata-kata yang kurang pantas seolah menganggap bahwa dirinya yang paling unggul dan hebat. Nah, melalui lakon Semar, Sunan Kalijaga ingin menyampaikan bahwa setiap manusia itu punya kedudukan sama, tak ada yang lebih unggul dari yang lain. Di mata Tuhan pun, semua sama, kecuali amal perbuatan mereka.

3. Ojo ngaku suci yen durung biso manunggal ing Gusti.

Nasihat ketiga, masih berkaitan dengan poin satu dan dua, ‘Jangan mengaku suci jika masih belum bisa menyatu dalam Gusti’. Sejatinya tak ada memang yang namanya manusia suci. Semua pasti punya kesalahan dan dosa. Hanya saja, saat khilaf kita bisa kembali kepada sang pencipta dan meminta ampun atas kesalahan yang sudah kita perbuat.

Penyampaian melalui lakon Semar ini sangatlah bijak dan tidak memaksa. Sehingga hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang zaman dahulu untuk mengikuti ajaran beliau. Karena kepiawaiannya menggabungkan seni dan ajaran Islam, Sunan Kalijaga masuk dalam salah satu filosuf yang berpengaruh di Indonesia.

Jumat, 10 Januari 2020

HIDUP BERMANFAAT WALAU TIDAK POPULER

Hiduplah seperti akar...
yang rela memberikan segalanya
meski kadang sang pohon tak pernah melihat nya

Hiduplah seperti akar
yang memberi tanpa tapi, dan tak pernah meminta kembali,

Hiduplah seperti akar
yang menjadi peran utama
meskipun tak pernah ada yang memuji nya

Hiduplah seperti akar 
yang menjadi penyebab setiap kebaikan
meskipun tak pernah ada yang memberikan penghargaan.

beliau Shalallahu 'alaihi wasallam bersabda:

خير الناس أنفعهم للناس

"Sebaik-baiknya Seseorang diantara kalian adalah yang paling bermanfaat terhadap yang lainnya"

Duhai saudaraku. Siapapun engkau, dimanapun engkau.

Jadilah manfaat bagi sesama
yang rela berbagi, dan ikhlas memberi.
yang hadirnya menggembirakan 
dan ketiadaanya dirindukan.
Sayyidina Ali RA  berkata:

خالِطُوا الناسَ مخالطةً إن عِشْتُمْ معها حَنَّوا إليكم وإن متُّم مَعَها بَكوا عليْكم

Pergaulilah manusia dgn pergaulan, jika kau hidup dengannya engkau akan menjadi kerinduan mereka, jika kau mati akan menjadi tangisan mereka.

jika engkau tak mampu menjadi akar yang pohonnya menghasilkan banyak buah 
Maka jadilah akar yang menopang pohon yang memberi keteduhan bagi yang lelah.

jika tak mampu menjadi akar bunga yang memberikan keharuman bagi dunia 
maka jadilah akar rumput yang mengenyangkan hewan—hewan peternak.

إن لمْ تكُن وَرْدا فلاَ تكُن شوْكا

Jika kau tak mampu menjadi bunga, maka jgn lah menjadi duri.

Semoga  bermanfaat.

Sumber : Akun FB Abdillah Hamid

Jumat, 03 Januari 2020

Apa Yang Kita Cari Dalam Hidup ?

Kita hidup di gunung merindukan pantai.
Kita hidup di pantai merindukan gunung.

Dikala kemarau kita tanya kapan hujan
Di musim hujan kita tanya kapan kemarau

Diam di rumah inginnya pergi
Setelah pergi inginnya pulang ke rumah 

Waktu tenang cari keramaian
Waktu ramai cari ketenangan

Ketika masih bujang mengeluh ingin segera menikah, Sudah berkeluarga, melirik kebun tetangga, mengeluh belum punya anak, setelah punya anak mengeluh biaya hidup dan pendidikan

Ternyata SESUATU ITU tampak indah karena belum kita miliki 

Kapankah kebahagiaan akan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada, tapi mengabaikan apa yang sudah kita miliki

Mungkinkah selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini?? 

Menutupi telapak tangan saja sulit… 
Tapi kalau daun kecil ini nempel di mata kita, maka tertutuplah “BUMI” dengan daun, 

Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apapun, maka kita akan melihat keburukan dimana-mana Bumi inipun akan tampak buruk...

Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil … 

Jangan menutupi hati kita, dengan sebuah pikiran buruk, walau hanya seujung kuku … 
SYUKURI apa yang sudah kita miliki, sebagai modal untuk meMULIAkan-NYA …

Karena hidup adalah; WAKTU yang dipinjamkan, Dan Harta adalah Amanah yang dipercayakan … 

Yang semua itu akan di mintai pertanggung jawaban,
Bersyukurlah atas nafas yang masih kita miliki.
Bersyukurlah atas keluarga yang kita miliki.
Bersyukurlah atas pekerjaan yang kita miliki.
Bersyukur dan selalu bersyukur di dalam segala hal...

Bersegeralah berlomba dalam kebaikan di mulai dari sekarang. Selamat meraih kebaikan dihari ini dan seterusnya...

#Nasehat_Diri

"Orang yang bahagia itu akan selalu menyediakan waktu untuk membaca karena membaca itu sumber hikmah; menyediakan waktu tertawa karena tertawa itu musiknya jiwa; menyediakan waktu untuk berpikir karena berpikir itu pokok kemajuan; menyediakan waktu untuk beramal karena beramal itu pangkal kejayaan; menyediakan waktu untuk bersenda-gurau karena bersenda itu akan membuat muda selalu; dan menyediakan waktu beribadah karena beribadah itu adalah ibu dari segala ketenangan jiwa."

(Kata Mutiara, Anonim)